17kNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
17kNovel > Menantu Pahlawan Negara > Bab 640

Bab 640

    Bab 640 Membual Lagi


    “Pak Ardika, Nikita sudah bergegas ke sana.”


    Sebelumnya di V Bistani, Ardika sudah mengetahui Nikita adh manajer profesional yang


    dipekerjakan oleh Keluarga Septio di Provinsi Aste.


    Bertanggung jawab khusus atas urusan investasi Keluarga Septio.


    Juga sangat cakap.


    “Oh begitu.”


    Ardika mengakhiri panggn.


    Saat makan siang.


    Doni yang dibawa pergi oleh tim tempur Kota Banyuli untuk diselidiki karena menerima hadiah dari tiga


    keluarga besar th kembali.


    Semua orang sangat bahagia.


    “Doni, kasusmu sudah selesai, ‘kan? Apakah ini akan memengaruhi masa depanmu?”


    Amanda bertanya.


    “Nggak peduli apa dampaknya, itu nggak akan dicatat dm dokumen.”


    Doni tidak mengatakan hal buruk apa pun di depan keluarganya.


    Dia menyesap bir dengan bangga dan berkata, “Mash kecil. Pemimpinma membantuku berbicara


    dan memasukkan aku ke sel issi sma dua hari. Cukup menulis surat pernyataan saja dan


    semuanya selesai.”


    “Ayah Xavier baik padamu, semuanya berkat dia.”


    Amanda merasa sangat lega..


    “Benar. Ada beberapa orang yang ingin melihat kemnganku, tapi sayangnya aku punyatar


    bkang dan koneksi yang kuat!”


    Doni memelototi Ardika. “Pemimpinku adh wakil panglima tim tempur Provinsi Denpapan yang


    sangat berkuasa. Mporkannya nggak akan ada gunanya!”


    Dia sudah tahu Ardikah yang mporkannya.


    Ardika hanya tersenyum seth mendengar ini.


    Tidak mengatakan apa pun.


    “Doni, bukankah ini adh hari kerja? Kenapa kamu tiba–tiba kembali?”


    Amanda bertanya.


    Saat Doni mengatakan ini, dia berhenti minum dan meletakkan gsnya sebelum berkata, Seth


    makan, semua orang ikut aku. Kita akan pergi ke suatu tempat bersama.”


    “Tentu saja, Ardika, kamu nggak perlu pergi. Lakukan apa pun yang perlu kamukukan.”


    Ardika mengerutkan kening.


    Mengetahui orang ini sengaja mengucilkannya, takutnya dia akan mkukan sesuatugi.


    “Paman, skan saja. Aku nggak akan pergi. Sore nanti aku harus pergi ke perusahaan.”


    Luna merasa kurang nyaman seth mendengar pamannya sengaja mengincar Ardika.


    “Nggak bisa!”


    Doni mmbaikan tangannya dan berkata tanpa ragu, “Luna, hari ini kamu adh pemeran utamanya.


    Siapa pun boleh nggak pergi, tapi kamu harus pergi!”


    ? N?velDrama.Org - All rights reserved.


    “Doni, sebenarnya kita mau pergi ke mana?”


    Desi bertanya dengan rasa ingin tahu.


    Doni mh bersikap misterius, “Kamu akan tahu seth pergi ke sana. Bagaimanapun, ini adh hal


    yang luar biasa untuk Luna!”


    “Luna, pergh. Nggak mash ku mengesampingkan mash perusahaan. Untuk apa punya


    begitu banyak karyawan?”


    Desingsung menyuruh Luna pergi.


    “Aku akan pergi ku Ardika pergi.”


    Luna berkata.


    “Oke, ku begitu biarkan dia pergi.”


    Doni mendengus dan lebih santai.


    Π


    “Kabarnya lng yang diadakan di V Bistani pagi ini berakhir dengan sukses. Pada akhirnya, Grup


    Hatari dilng seharga 10 triliun 2 ribu yang memecahkan rekor harga transaksi tertinggi dm


    rangkaian lng di kota ini


    Saat ini berita lng disiarkan di TV.


    “Wah, 10 triliun. Siapa yang begitu kaya? Kaya sekali!”


    Semua orang bertanya.


    Futari bertanya, “Kak, apa kamu tahu siapa orang itu?”


    “Siapagi yang begitu kaya sin Keluarga Mahasura? Tapi ini agak aneh. Kok bisa harganya 4 triliun


    lebih mahal dari harga awal? Mungkin sesuatu terjadi.”


    Luna berkata.


    Ardika berkata, “Aku yang membelinya.“.


    “Cih, kamu? Ku kamu yang membelinya, aku akan makan piring di depanku ini!”


    Doni adh orang pertama yang mengungkapkan penghinaannya.


    “Dasar bodoh, kenapa kamu nggak bisa mengubah kebiasaan membualmu?”


    Desi menyikut Ardika dengan jarinya.


    Tentu saja tidak ada yang memercayainya.


    “Ayo, keluar!”


    Seth makan dan istirahat sebentar, Doni berdiri dan meminta semua orang keluar.


    Kedua keluarga itu masuk ke dm mobil dan keluar.


    Tidak butuh waktuma untuk mencapai tujuan.


    “Doni, kenapa kamu membawa kami ke Pusat Perdagangan Hak Properti?”


    Amanda bertanya dan semua orang juga bingung.
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
The Wrong Woman The Day I Kissed An Older Man Meet My Brothers Even After Death A Ruthless Proposition Wired (Buchanan-Renard #13)