17kNovel

Font: Big Medium Small
Dark Eye-protection
17kNovel > Menantu Pahlawan Negara > Bab 10

Bab 10

    <h1 id="5907647" ss="title" data-v-5fc3cba6="">Bab 10 Hadiah ng Tahun</h1>


    Apa?


    Utangnya sudah dibayar?


    Mana mungkin? Bukankah Herkules sudah marah?


    Wn dan yanginnyangsung bengong, bahkan Tuan Besar Basagita juga tertegun. Dia menggaruk telinga sambil bertanya, “Kalian … kalian benar-benar berhasil mendapatkan uangnya?”


    Sambil mengangguk, Luna segera memberikan buktinya dengan hormat.


    “Kakek, ini ceknya, Kakek lihat dulu.”


    Seth melihatnya beberapa kali, Tuan Besar Basagita pun mengh napas lega. Dialu mengangguk dan berkata, “Ini memang cek milik perusahaan Herkules.”


    Ekspresi tegang di wajah setiap anggota Keluarga Basagita pun menjadi lebih lega.


    Ku bisa mendapatkan uangnya, hal itu membuktikan bahwa Herkules tidak marah. Keluarga Basagita juga akan baik-baik saja.This text is property of N?/velD/rama.Org.


    “Huh! Kalian kira utangnya dibayar gara-gara kalian? Jangan mimpi!” Saat ini, Wn tiba-tiba maju ke depan dan berkata, “Ku bukan karena aku dipukul oleh Kak Herkules, mana mungkin kalian bisa mendapatkan uangnya?”


    “Pasti karena Kak Herkules ingin meminta maaf kepadaku, jadi dia pun membayar utangnya.”


    Seth mendengarnya, banyak anggota Keluarga Basagita yang mengangguk setuju.


    Ketika datang membeli mobil, Wn dipukul tanpa san yang js. Demi menunjukkan permintaan maaf, Herkules pun membayar utangnya. Penjsan ini memang masuk akal.


    Pada saat ini, Luna mi panik. Wn sudah memutarbalikkan fakta, Luna hanya bisa berharap kepada Tuan Besar Basagita.


    Kemudian, dia melihat Tuan Besar Basagita terdiam sejenak,lu berkata, “Wn benar! Dih yang berjasa mendapatkan utangnya, bukan Luna.”


    Luna yang panik pun bertanya, “Kakek, bagaimana dengan bonusnya?”


    Luna sudah tidak peduli siapa yang mendapatkan uangnya kembali, dia hanya ingin mengambil kembali bonus yang sudah ditahan sma bertahun-tahun.


    “Ku Wn yang mendapatkan uangnya, semua bonus keluarga kalian akan menjadi milik Wn.”


    Apa?


    Seth mendengarnya, seh-h tersambar petir, Luna bahkan tidak bisa berdiri dengan benar.


    Ekspresi Ardika juga sangat masam.


    Sikap Keluarga Basagita yang tidak tahu malu jauh melebihi ekspetasinya.


    Wn tampak sangat senang seth menerima cek yang diberikan oleh kakeknya.


    Satu tamparan ditukar dengan uang miliaran, Wn sama sekali tidak rugi.


    “Terima kasih Kakek! Dengan uang ini, aku sudah punya uang yang cukup untuk membeli Hati Peri.”


    Awalnya, Wn ingin membeli mobil mewah sebagai hadiah ng tahun. Sekarang, dengan tambahan uang ini, dia bisa membeli hadiah yang lebih mahalgi.


    Tuan Besar Basagita mmbaikan tangannya dan bertanya, “Tiga harigi adh ng tahunmu, kamu sudah pesan tempat? Apakah perlu kakek meminjamkan kartu anggota emas Restoran Gatotkaca untuk mengadakan pesta dintai tiga?”


    “Terima kasih, Kakek, tapi nggak perlu. Tuan Muda David punya kartu anggota tinum. Dia sudah memesanntai enam untukku.”


    Seth mendengarnya, Tuan Besar Basagita tampak sedikit canggung, tapi dia juga tidak berkata apa-apa. Dia pun menyuruh pembantu untuk memapahnya masuk ke kamar tidur.


    Sebaliknya, anggota Keluarga Basagita yangin tampak sangat iri.


    Sin Hati Peri, dia juga mengadakan pesta dintai enam Restoran Gatotkaca. Pesta ng tahun yang sangat meriah.


    Luna sama sekali tidak peduli dengan hal itu, dia terlihat lemas.


    Melihat kondisi Luna, Wn pun menyindirnya, “Luna, kamu sudah pesan tempat pesta ng tahun? Sudah beli hadiah ng tahun?” Mendengarnya, Luna menggigit bibir dan menahan diri agar tidak menangis.


    Tanpa bs kasihan, Wnnjut menyindirnya, “Sudah, jangan sok sedih. Semua orang tahu kalian miskin. Ku kamu mau berlutut di depanku, aku bisa meminjamkan Hati Peri kepadamu beberapa hari, mau?”


    Ardika yang berdiri di sampingngsung menatap Wn dengan tatapan tajam. Dialu berkata, “Hati Peri bukah sesuatu yang bisa dipakai oleh orang kampung sepertimu.”


    “Dasar idiot! Nggak usah sok keras! Kenapa? Aku nggak pantas? Memangnya Luna yang nggak sanggup beli kue ng tahun itu pantas? Benar-benar konyol!”


    Wn memelototinya dan menghina Ardika. Lalu, Ardika hanya mengangguk dan berkata, “Betul katamu! Hanya Luna yang berhak memakai Hati Peri.”


    Wn mendengkus dingin,lu inginnjut menyindirnya.


    Tiba-tiba, terdengar suarangkah kaki yang buru-buru.


    Sekelompok pria berbaju hitam mengantar sebuah kotak perhiasan sambil beri masuk ke dm v.


    “Hati Peri sudah tiba, skan diterima!”


    Hati Peri?


    Anggota Keluarga Basagita tidak mengerti. Wn masih belum membelinya, kenapa sudah diantar?


    Ardika tidak menyangka Be bertindak dengan cepat, dia pun berkata kepada Luna, “Sayang, hadiah ng tahunmu sudah tiba.”


    Seth mendengarnya, semua orang saling memandang.


    Ardika si idiot ini membeli Hati Peri?


    Hati Peri seharga 60 miliar?


    Wn juga terkejut.


    “Tidak mungkin! Dari mana si idiot ini punya uang untuk membeli Hati Peri?”


    Melihat Luna memakai Hati Peri lebih menyakitkan daripada membunuh Wnngsung.


    Luna juga terkejut. Dia pun berkata dengan bingung, “Ardika, ini ….”


    “Sayang, aku membelinya untukmu. Aku akan menjskannya nanti,” ucap Ardika sambil tersenyum kepada Luna.


    Luna menerima kotak itu dengan ekspresi bingung. Sebagai seorang wanita, siapa yang tidak suka dengan perhiasan mahal?


    Apgi sebagai hadiah ng tahun, Luna merasa sangat bahagia.


    Pada saat ini, ponsel Wn tiba-tiba berdering.


    Suara David terdengar dari ujung telepon.


    “Sayang, kamu sudah menerima hadiah dariku? Suka nggak?”


    Hadiah?


    Wnngsung berteriak, dialu merebut kotak perhiasan dari tangan Luna sambil berteriak ke arah ponselnya, “Suka, suka. David, aku benar-benar sangat mencintaimu. Kenapa kamu tahu aku ingin Hati Peri?”


    Hati Peri?


    David yang berada di ujung teleponngsung bengong. Bukankah dia hanya mengirimkan uang ke rekening Wn? Kenapa berubah jadi Hati Peri?


    Namun, David tidak menyangkalnya dan menjawab, “Baguh ku suka.”


    Seth berbicara sebentar, telepon pun terputus.


    Semua anggota Keluarga Basagita pun sadar.


    “Ternyata Tuan Muda David yang membeli Hati Peri untuk Wn, mengagetkan saja.”


    “Betul. Hampir saja direbut.”


    “Ya, melihat si idiot itu berkata dengan percaya diri, aku hampir saja percaya.”


    Wn memeluk kotak perhiasan itu dengan erat,lu berkata dengan bangga, “Ini adh hadiah ng tahun yang diberikan oleh Tuan Muda David, beraninya seorang idiot merebut hadiahku? Cari mati, ya?”


    Luna yang terkejut pun menunjukkan ekspresi kecewa.


    Ardika juga mengernyit dan berkata, “Wn, ini bukan milikmu.”


    <script>


    load_facebook = false;


    window.onscroll = function() {


    if (load_facebook == false) {


    load_facebook = true;


    var s = document.createElement("script");


    s.type = "text/javascript";


    s.src = "https://connect.facebook/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v14.0&appId=3339256753013270&autoLogAppEvents=1";


    $("body").append(s);


    }


    };
『Add To Library for easy reading』
Popular recommendations
The Wrong Woman The Day I Kissed An Older Man Meet My Brothers Even After Death A Ruthless Proposition Wired (Buchanan-Renard #13)